Awaken the Giant Within : Sikap Pola Fikir

Sabtu, 07 Agustus 2010 Label:
SIKAP
Situasi yang sering kita hadapi sehari-hari pada umumnya terbagi tiga macam situasi :
  • Di dalam kontrol kita
  • Di dalam pengaruh kita
  • Di luar kontrol kita

Banyak orang yang punya pengertian yang salah. Emosi atas kejadian tertentu sebenarnya masih dalam kontrol kita; sedangkan mood – reaksi spontan dan bersifat sesaat setelah kejadian tertentu terjadi – di luar kontrol kita. Di dalam hidup ini, apapun yang terjadi tidak ada artinya; dan baru punya arti saat kita memberi arti. Jadi tatkala ada kejadian yang berpotensi meledakkan emosi (amarah, jengkel, kesedihan, dll), maka kita harus memikirkan:

  • Apa yang bisa saya syukuri atas kejadian ini
  • Apa yang harus saya pelajari dari kejadian ini agar saya bisa lebih baik lagi
  • Apa yang harus saya lakukan sehingga membuat saya:
  • Merasa lebih baik
  • Menjadi lebih baik
  • Membuat orang banyak menjadi lebih baik
  • Dan direstui Tuhan
POLA FIKIR
Pada prinsipnya, otak hanya mencari nikmat dan menghindari sengsara. Untungnya, nikmat dan sengsara ini adalah relatif adanya; sehingga kita harus dapat menjalankan asosiasi yang tepat:

  • Asosiasi Salah: Nikmat jangka pendek, sengsara jangka panjang
  • Asosiasi Benar: Sengsara jangka pendek, nikmat jangka panjang
  • Asosiasi Sempurna: Nikmat jangka pendek, nikmat sekali jangka panjang

Pak Tung Desem mengungkapkan bahwa otak kita bisa menjadi dahsyat ketika kita:

  • Mampu mengartikan asosiasi yang ke arah sengsara, dengan tindakan yang berguna untuk diri sendiri dan orang lain
  • Mengetahui cara untuk mau dan mampu memanfaatkan situasi dan kondisi apapun untuk kebaikan diri dan orang lain
  • Mampu mengkaitkan (asosiasi) apa yang harus dikerjakan dengan kenikmatan bila dikerjakan; dan kesengsaraan bila tidak dikerjakan
  • Punya alasan yang sangat kuat untuk mencapai tujuan
Sehingga akhirnya terbentuk pola/kebiasaan yang mampu mengartikan asosiasi sempurna

Otak dapat kita program menjadi lebih dahsyat untuk mencapai apa yang kita inginkan, dengan:
  • Mempengaruhi informasi yang masuk ke otak kita
  • Memberi tujuan (mengaktifkan radar)
  • Memberi otak kita alasan/keyakinan yang sangat kuat untuk bertindak mencapai tujuan
  • Memberi otak kita strategi (cara yang sudah terbukti berhasil)
  • Memberi otak kita rencana kerja
  • Memberi otak kita waktu untuk peka dan monitor
  • Memberi otak kita kesempatan untuk fleksibel

0 komentar:

Poskan Komentar

APA PENDAPAT ANDA TENTANG ISI ARTIKEL DI ATAS..??
Silahkan menulis komentar anda, trims.

 
Blog SIEF © 2010 | Designed by Blogger Hacks | Blogger Template by ColorizeTemplates