Waspadai Manipulator : Jangan Mau di-Kadalin...

Minggu, 04 Juli 2010 Label:

Manipulasi adalah sebuah proses rekayasa dengan melakukan penambahan, pensembunyian, penghilangan atau pengkaburan terhadap bagian atau keseluruhan sebuah realitas, kenyataan, fakta-fakta ataupun sejarah yang dilakukan berdasarkan sistem perancangan sebuah tata sistem nilai, manipulasi adalah bagian penting dari tindakan penanamkan gagasan, sikap, sistem berpikir, perilaku dan kepercayaan tertentu. 
(Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas)

Suatu hal yang tidak mengenakkan dalam kehidupan kita adalah pada saat kita tahu bahwa ternyata orang-orang dekat kita telah melakukan manipulasi pada kita. Biasanya kita tahu di manipulasi setelah kejadian itu selesai atau setelah kita sadar bahwa kita di manipulasi. Teman-teman blogger tentunya pernah dong merasakan dimanipulasi hee hee, dak enak banget gitu lho….

Tulisan ini semoga sedikit banyak akan membantu kita untuk mewaspadai agar kita tidak menjadi mainan manipulator lagi. Dari beberapa buku dan bacaan ternyata kita bisa tahu trik-trik apa yang biasa digunakan oleh manipulator itu. trik-trik para manipulator ini mengandung tujuh taktik mematikan yang bisa menyeret kita masuk ke dalam perangkap. berita bagusnya, dengan mengetahui ketujuh taktik itu, kita bisa mewaspadainya dan…. tidak pernah lagi diperalat!

Tujuh faktor ampuh yang dimanfaatkan oleh para manipulator adalah rasa bersalah, intimidasi, pemancingan ego, rasa takut, rasa ingin tahu, hasrat kita untuk disukai dan cinta (David J. Lieberman, PH.D). Mereka yang memanfaatkan factor-faktor ini akan berusaha mengalihkan kita dari logika ke emosi. karena mereka mengetahui bahwa mereka tidak bisa mengalahkan fakta, maka mereka berusaha mempermainkan emosi kita dengan menggunakan salah satu atau mengombinasikan taktik di atas. agar lebih jelas ini ada beberapa contoh pertanyaan terkait bagaimana mereka memanipulasi kita dengan emosi.

Rasa Bersalah ; Pertanyaaan yang sering muncul adalah : “ Tega nian kamu mengatakan hal itu ? Aku Sungguh kecewa karena kamu tidak mempercayaiku. Aku tidak tahu lagi siapa kamu ini sebenarnya.”
Intimidasi : “ Apa masalahnya, tidak bisakah kamu membuat keputusan? Apa kamu tidak memiliki cukup kepercayaan diri untuk melakukan hal ini?”
Pemancingan ego:”Kulihat kamu orang cerdas. Aku hanya tidak ingin membiarkan peluang emas berlalu darimu. Bagaimana mungkin? Bagiku, kamu sudah seperti diriku sendiri.”
Rasa takut: “Kamu tahu, kamu bisa kehilangan kesempatan emas ini. Aku sangat yakin bahwa kamu tahu apa yang sedang kamu lakukan. Aku sedang mengatakan padamu bahwa kamu tidak akan mendapatkan kesempatan emas ini lagi. Ini adalah kesempatan terakhir untuk menjadikannya kenyataan; mengapa kamu ingin melewatkan kesempatan emas ini ?”.
Rasa Ingin Tahu : “Inggat, kamu hanya hidup sekali. Coba sajalah. Kamu toh selalu bisa kembali pada keadaan semula. Hal itu mungkin menyenangkan, mengasyikkan: petualangan sejati! Kamu tidak akan pernah tahu kecuali kamu mencobanya, dan kamu bisa menyesal nantinya.
Hasrat kita untuk disukai : “ Menurutku, kamu suka tantangan. Orang lain pun berpikir demikian. Sungguh sangat mengecewakan jika kamu tidak ikut bersama kita. Ayolah, tak seorang pun suka bila ada seseorang yang mundur…. ini kesempatan kamu untuk membuktikan seperti apa kamu.”
Cinta : “Jika kamu mencintaiku, kamu tidak akan menanyakan hal itu padaku. Tentu, aku benar-benar tulus mencintaimu. Aku tidak mungkin berbohong padamu. Kamu tahu apa yang ada dalam lubuk hatiku, bukan? Kita akan menjalani hubungan menakjubkan jika kami biarkan dirimu larut dan menjalani hal-hal manis yang menanti kita di masa depan.
Contoh-contoh di atas merupakan sebagaian kecil dari apa yang dilakukan oleh manipulator dalam upaya memanipulasi kita agar mengikuti apa yang mereka mau.


trik-triknya :
Perhatikan dan simaklah dengan objektif, bukan hanya kata-kata tetapi juga pesan yang disampaikan. maneuver-menuver kotor ini bisa mengacaukan kemampuan anda dalam menyelami fakta. ketika emosi merasuk dalam pikiran anda, tahan sejenak perasaan anda dan perhatikan si pemberi pesan maupun pesan itu sendiri. Jika anda mendengar pesang-pesang yang mirip dengan pesa para manipulator di atas, diamlah dan evaluasi kembali situasi yang ada. Jangan bertindak gegabah dan emosional. Tunggu dan himpun fakta-fakta secara objektif sehingga kita tidak menjadi wayang si tangan Jahil.
Bagaimana setelah baca artikel ini, ya tentunya kita harus banyak-banyak refleksi ini. karena setelah coba aku jelajahi dunia maya, ternyata banyak sekali para penjual jasa informasi yang ada di internet yang menggunakan trik-trik ini, untuk memanipulasi para pendatang baru internet, agar mau membeli produk mereka he he he……
oke sudah dulu triknya nanti kita sambung dengan tema yang lebih hot…..

0 komentar:

Poskan Komentar

APA PENDAPAT ANDA TENTANG ISI ARTIKEL DI ATAS..??
Silahkan menulis komentar anda, trims.

 
Blog SIEF © 2010 | Designed by Blogger Hacks | Blogger Template by ColorizeTemplates