Dalam dunia sepak bola merupakan hal yang biasa bila setiap putaran akan terjadi pergantian pemain di dalam tim. Ini tidak bisa dilepaskan dengan proses melepaskan dan membeli pemain yang baru. Pemain baru yang direkrut ini diambil setelah mempertimbangkan kemampuan pemain tersebut dan sesuai dengan kesepakatan nilai transfernya. Agaknya tim atau suporter akan sangat kehilangan bila harus melepaskan seorang pemain yang memang berkualitas tinggi. Selama bergabung dalam tim, pemain ini menunjukkan prestasi yang baik atau minimal menjadi bagian pemain dengan pengalaman-pengalaman yang tak terlupakan. Tim harus melepaskan pemain ini karena pertimbangan pelatih, masalah dalam tim atau ada tim lain tertarik untuk merekrutnya.
Kehilangan orang-orang yang kita cintai sama dengan ditinggalkan pemain andalan bukanlah peristiwa yang menyenangkan. Namun kita tidak boleh terlalu larut dalam rasa pahit yang berkepanjangan.
The show must go on. Frase kalimat yang sering kita dengar ini kadang-kadang diberikan kepada orang yang sedih atau mulai kehilangan harapan. Kata-kata klasik yang memberi kekuatan untuk bersikap positif dan optimis. Kenangan pada orang-orang yang kita cintai dan telah pergi sebaiknya justru memberikan kekuatan baru untuk semakin bersemangat mengupayakan yang terbaik dalam hidup kita. Mungkin saja Anda pernah ditinggalkan oleh orang-orang yang begitu Anda kasihki. Atau mungkin saja saat ini Anda sedang menghadapi persoalan yang besar, yang membutuhkan jalan keluar terbaik. Namun ini bukanlah alasan untuk tidak melanjutkan perjuangan. Dibalik besarnya masalah itu kita akan menemukan pelajaran berharga untuk menjadi bekal pelajaran pada masa yang akan datang.

Renungkan :
Selama hidup masih berjalan, tetaplah berjuang meskipun harus melewati pengalaman-pengalaman yang pahit.